<
Saat Langit berhias tujuh warna,
Kau bilang itu semu,
melelahkan semua asa,
mendetakkan lara.
Saat Senja terbenam,
Kau bilang itu kehampaan,
meratap pd memori,
membakar tiap tetes air mata.
Lalu…
Pada malam kau berlirih,
“Akhiri saja”
Pada Bintang kau berpesan,
“Terangi tilasku saja”
Pada Bulan Kau berteriak,
“Gerhanalah!!!”
Dan sesaat semua gulita,
Pada kegelapan kau bernazak,
“Temani Aku… menghilang”
April 3rd, 2007 at 7:04 pm