/
Apa kau dengar bisikan angin ?
Sejuta perih samar merintihkan luka dalam raga
Lepas ke dunia tanpa bayang
Saat malam menjadi segulung pekat
Dengarlah…
Bisiknya lebih keras dari petir !
Robek kisah hati menjadi keping
Tebar menyebar dalam kelam
berserak pada hening bumi…
Mungkinkah keping kupunguti lagi ?
Merajutnya kembali tuk ku tuturkan padamu ?
Sanggupkah aku ?
Sementara…
Perlahan terangkai bunga tanda
Tentang apa arti semua ini,
Untukmu… ?
Cobalah kau mengerti
Kisah itu sudah terlarung
Dan kini hanya ada…
Kita !!!
/
Sadarkah engkau akan asa yang kau tanamkan ?
Tentang inginmu menunggu ku ?
Dan setelah jiwa ini kau bakar dengan asmara
Kau buat ku kembali terluka dengan hampa
Secepat itukah kau meninggalkanku ?
atau
Selambat itukah aku mengertikan mu ?
Entahlah…
/
Adakah obat penghapus rindu ?
Atau racun pembunuh cinta ?
Adakah kata pemutus harap ?
Atau bencana pemusnah mimpi ?
Hingga kelak…
Ketika pelangi tak lagi indah,
Kala bumi tenggelam dalam hitam dan putih…
Adakah… ???!!!
/
Takkan pernah terlupa
Kala rembulan biaskan lenguhanmu di hening malam
Kala pelangi hadirkan warna terindahnya dalam derai tangismu
Dan bayangmu pun
Semakin menjauh…
Thanx to Za atas bait-bait yang selalu menyadarkan ku
PS:
“Never Cry For Any Relation in Life, Because For The One Whom You Cry, Does Not Deserve Your Tears And The One Who Deserves, Will Never Let You Cry…”
kk..aq benci hujan!!
Mungkin dy bukan orang yang tepat untukmu..mungkin saat kau bertemu denganny bukan lah waktu yang tepat..mungkin saat ini waktu yang tepat tapi kau bertemu dgn orang yg tidak tepat..yah semua hanya mungkin ka’…semoga cepat bertemu dengan orang yang tepat di waktu yang tepat y ka’…
Ps. kalo ud ketemu racun pembunuh cinta..kabarin aq y ka’..aq mo indent 1..^^
April 15, 2009 @ 7:47 pmAkhirnya ada juga “Tentang Hujan”…Katanya Kk gak sk Hujan cuma Gerimis.Bagus Kk gbngan dr “Gerimis” dan lirik lagu2nya…Oh y,ttng “Menunggu”.Itu artinya harapan, kesempatan, perjuangan…Mengenal seseoramg harus pake hati gak bs selintas.Ap kl ini dikau “Main Hati” nih???
April 16, 2009 @ 6:47 pmPS:Selamat berharap dan berjuang untuk merebut haknya y!!!
andai kau tau…
betapa iri aku, begitu banyak yg mambaca tulisanmu dulz..
begitu banyak yg mnyerpihkan hati ut menghiburmu
betapa banyak…. tidakkah itu berarti bagimu dulz…?
but..anyway..
dibalik semua itu, q tak peduli meskipun ketika semuanya menjadi meledak-ledak dalam dada setiap kali q membaca ‘hatiku’ dalam kalimat-kalimatmu..
aku tetap di sini.. membaca hatimu semampuku
apakah semua ini berarti bagimu dulz…??
April 19, 2009 @ 6:22 amberawal dr sedetik yg berlalu…
tak terbayang hingga bergelimang detik-detik
melintasi setiap waktu
semua itu adalah anugerah
semua itu keindahan yg tak terganti
meski dg kebahagian dunia
biar saja sekian miliar detik lagi
menggilas waktu di depan q
takkan ada yg q sesali
setiap detik.. adalah keindahan
tak peduli meski tak berganti dg bahagia di dunia
…
bagi jiwa yg melanglang malam,
di selimuti lembut hujan
aku hanyalah kelana tanpa pengharapan
pada keping yg kau kira q impikan
biar sepi
perenungan q hanya milik q dan malam
tak ada kau di sana
bukan kamu, bukan dia…
hanya ada aku, Tuhan dan Jingga…
May 1, 2009 @ 6:05 amcinta itu emank gak harus memiliki, tapi sesuatu yang kita miliki wajib kita cintai
May 2, 2009 @ 10:04 pmBerharap lelah yang penuh penat terlarung
Dan kegetiran segera berakhir..
*Arka, apa kabar?
May 3, 2009 @ 2:35 am